Unit F-250 dan F-350 rakitan 2011-2017 ditengarai memiliki emisi 50 kali lebih besar dari ambang batas. Pemiliknya pun melakukan somasi kepada pabrikan Blue Oval tersebut.

Skandal Emisi : Setelah Volkswagen, Kini Ford Terkena Tuntutan Dari Penggunanya

 
 Skandal Emisi : Setelah Volkswagen, Kini Ford Terkena Tuntutan Dari Penggunanya

Unit F-250 dan F-350 rakitan 2011-2017 ditengarai memiliki emisi 50 kali lebih besar dari ambang batas. Pemiliknya pun melakukan somasi kepada pabrikan Blue Oval tersebut.

Kecurangan uji emisi oleh Volkswagen tercatat sebagai skandal terbesar dalam sejarah otomotif. Namun sepertinya, kasus serupa ini tak hanya terjadi pada pabrikan asal Wolfsburg, Jerman, itu saja.

Belum lama ini, pabrikan asal Amerika, Ford, dihadapkan dengan hal serupa. Kasus ini mencuat ketika beberapa pemilik F-250 dan F-350 Super Duty melayangkan somasi pada pabrikan Blue Oval tersebut lantaran memiliki hasil uji emisi yang lebih buruk dari data yang mereka terima saat membeli produk ini.

Mesin penenggak solar yang dipergunakan pada extra fullsize pick-up ini dilaporkan telah mengeluarkan emisi sekitar 50 kali dari batas legal untuk polutan nitrogen oksida. Kasus ini menyangkut pada truk buatan tahun 2011 hingga 2017.

Seperti diwartakan oleh carscoops.com (10/01) perusahaan komponen Bosch GmbH diindikasikan akan terseret dalam pusaran masalah ini. Suplayer asal Jerman ini diketahui menjadi pemasok peranti dan komponen pada mesin diesel Power Stroke yang menjadi jantung pikap raksasa tersebut.  Sebuah pengadilan federal di Detroit, Michigan, mengklaim bahwa perangkat Bosch memanipulasi data dari mesin tersebut.

Pada kasus Volkswagen beberapa waktu silam. Bosch merupakan salah satu pabrikan yang terkait erat dengan masalah skandal emisi yang dialami oleh Volkswagen.  

 

 
Related
Updates

otodriver.com