Beberapa produk asli Amerika mulai menanggalkan mesin V8 dan beralih ke jenis mesin lain yang lebih efisien, irit, hemat perawatan dan lebih ramah lingkungan.

V8 Engine Bisa Jadi Barang Langka di Amerika

 
V8 Engine Bisa Jadi Barang Langka di Amerika

Beberapa produk asli Amerika mulai menanggalkan mesin V8 dan beralih ke jenis mesin lain yang lebih efisien, irit, hemat perawatan dan lebih ramah lingkungan.

Di Indonesia mobil dengan mesin V8 dikategorikan sebagai barang ekslusif, karena memang populasinya yang tergolong sedikit. Kondisi tersebut berbeda jika kita bandingkan dengan di Amerika Serikat. Dimana mesin V8 engine menjadi cukup jamak ditemui dan menjadi urat nadi utama otomotif di sana.

Sudah bukan menjadi rahasia umum bahwa Amerika menjadi negara pengguna mesin V8 terbesar di dunia, bahkan telah menjadi bagian dari budaya Amerika. Hanya saja perlahan namun pasti, ‘budaya’ khas otomotif Amerika ini mulai ditinggalkan.

Kemunculan mesin-mesin kecil dengan muntahan daya besar dan juga mampu menyodorkan efesiensi yang lebih baik (dalam penggunaan bahwa bakar dan perawatan) menjadi kesadaran kolektif para pembuat mobil di sana. Selain itu, mesin-mesin bersilinder lebih irit dari V8 ini pun lebih ramah lingkungan.

Sebagai contoh, Ford Mustang dengan 4 silinder ecoboost mendulang sukses komersial. Bahkan Ford Raptor sebagai pick-up high performance sudah melakukan ubahan total dengan menanggalkan mesin V8 dan beralih ke mesin V6 Twin Turbo Ecoboost.

Dari General Motors bahkan mulai mengurangi populasi V8 pada armada Van miliknya. Seperti diwartakan oleh autoevolution (8/10), GMC Savana dan Chevrolet Vandura yang secara permanen akan kehilangan beberapa opsi mesin V8 pada 2018 mendatang. Walau masih tersisa pilihan V8, namun untuk pertama kalinya van ini kehilangan mesin V8 sebagai standar dan lebih banyak memiliki pilihan mesin V6 ataupun 4 silinder.

Berkurangnya penggunaan mesin V8 di Negara Adidaya tersebut sangat memungkinkan suatu saat nanti Amerika akan krisis mesin V8 seperti halnya di Indonesia.

 
Related
Updates

otodriver.com