Car Review Indonesia

 
 
Komparasi Compact Hatchback : Volkswagen Polo vs Mazda2 GT vs Toyota Yaris S TRD Sportivo Group Review
| 31 March, 2016
 
 

Komparasi Compact Hatchback : Volkswagen Polo vs Mazda2 GT vs Toyota Yaris S TRD Sportivo

 

Konsumen tanah air, akan dihadapkan dengan pilihan berbeda di segmen compact hatchback, dengan hadirnya VW Polo 1.2 TSI dengan harga sangat kompetitif, melawan hatchback lain sekelas Yaris dan Mazda2

Sepinya pasar sedan berbagasi, sungguh bertolak belakang dengan larisnya penjualan sedan tanpa buntut atau kerap disebut hatchback. Model ini digadang memiliki kepraktisan penggunaan yang memadai bagi warga perkotaan, di tengah semakin padatnya kondisi lalu lintas.

Pabrikan pun berlomba lomba menyodori sedan tanpa bagasi kepada konsumen, sebagai pilihan untuk kendaraan andalan sehari-hari. Mayoritas pemain lama – pabrikan asal Jepang – di pasar Indonesia, tentu sudah tak asing lagi dengan beragam selera permintaan konsumen. Sementara pemain yang terbilang minoritas, tentu memiliki penggemar sendiri atas keunggulan produknya.

Kali ini carreview.id akan coba bandingkan sebuah medium hatchback asal Jerman, Volkswagen Polo dengan mesin terbaru 1.200 cc TSI (Rp 259 juta, on the road, Jakarta) dengan dua compact hatch yang sudah ternama di tanah air, Mazda2 (Rp 288,6 juta, on the road, Jakarta) dan Toyota Yaris (Rp 268,8 juta, on the road, Jakarta).

Sayangnya kali ini, Honda Jazz yang cukup bagus pasarannya di tanah air tidak dapat kami sertakan. Karena saat carreview.id melakukan pengetesan, Honda Jazz berhalangan hadir karena masih dalam masa perbaikan.

Desain

Mazda2 GT, VW Polo 1.2 TSI, Toyota Yaris S TRD Sportivo
Mazda2 GT, VW Polo 1.2 TSI, Toyota Yaris S TRD Sportivo

Polo generasi kelima ini pertama kali diluncurkan sejak 2008 silam. Pada medio 2014 Volkswagen melakukan penyegaran dengan meluncurkan edisi facelift dengan ubahan pada bagian lampu depan, belakang dan bumper. Namun garis kaku dan tajam khas Eropa masih dipertahankan Volkswagen di setiap lini produknya.

Berbeda dengan Mazda2. Hatchback generasi keempat dari Mazda Demio – nama di pasar internasional -  ini hadir dengan garis bodi yang lebih mengedepankan aerodinamika dari bagian depan hingga belakang. Kodo Design yang kini digunakan Mazda, merefleksikan otot kekar yang terbentuk secara alami mengikuti bentuk garisnya.

Sementara Toyota Yaris dengan varian TRD Sportivonya, mengandalkan tampilan sportif dengan mengandalkan beragam peranti body kit bawaan pabrikan. Walau pada kenyataannya tidak terlalu menambah tingkat aerodinamika.

VW Polo 1,2 TSI : ****

Mazda 2 GT : *****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : ***

Akomodasi

Konstruksi jok Polo terasa pas di badan, meski ruang terbatas di baris belakang
Desain jok Mazda2 cukup sportif, dengan kelapangan ekstra
Meski kurang ergonomis, namun Yaris menjanjikan ruang lapang bagi penumpang

Walau ketiganya menawarkan kelapangan kabin serupa, namun masing-masing memiliki kelebihan tersendiri untuk diunggulkan.

Polo dengan dimensi terpendek, yakni 3.952 mm memang tak terlalu memberikan kelapangan seluas yang lain. Terlebih di bangku baris belakang, untuk penumpang dengan postur tubuh besar.

Walau wheelbase lebih panjang sekitar 2 cm, Mazda2 tidak menawarkan kelapangan kabin setara Yaris. Khususnya bagi penumpang di kursi belakang. Namun konstruksi jok depan yang landai dan juga bermodel semi-bucket, memberikan sedikit rasa lapang bagi pengemudi dan penumpang.

Sementara Yaris memiliki kelapangan kabin terbaik diantara ketiga hatchback ini. Ruang kepala dan kaki masih tersisa banyak jika duduk di depan maupun belakang bagi penumpang setinggi 170 cm.

VW Polo 1,2 TSI : ***

Mazda 2 GT : ****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : *****

Kenyamanan

Jok semi-bucket dengan bahan pelapis kulit menambah kenyamanan pada Polo
Komposisi busa jok yang nyaman di punggung dan titik duduk yang rendah pada Mazda2
Jok kurang sportif, namun cukup memberikan kenyamanan pada Yaris

Agar kenyamanan tidak berdampak buruk pada pengendalian, Polo mengakalinya dengan suspensi berkarakter moderate. Tipikal suspensi khas sedan Eropa ini mampu membius kenikmatan berkendara bagi penumpang serta enak untuk diajak bermanuver. Satu lagi yang cukup memikat hati carreview.id, bahan pelapis kulit pada setir Polo terasa nyaman di genggaman tangan.

Tambah lagi Polo menggunakan jok depan bermodel semi-bucket. Dengan busa yang tebal dan empuk, selain sportif bangku ini sangat ergonomis di punggung. Posisi duduk terbaik pun jadi mudah didapat.

Ban berprofil tipis, sebetulnya sedikit mengganggu kenyamanan berkendara dari Mazda2. Vibrasi roda akibat melibas permukaan jalan seolah langsung terasa di kabin. Namun untuk memperbaiki kenyamanan kabin, Mazda meracik suspensinya dengan ayunan yang cukup lembut.

Diantara ketiganya, Yaris memiliki rebound suspensi yang paling lembut. Hingga akhirnya patut diakui pengendaliannya jadi sedikit berkurang. Bentuk jok dengan konstruksi melebar juga kurang mampu menyangga tubuh saat diajak bermanuver. Meski begitu busa jok yang empuk cukup memberikan kenyamanan bagi seisi kabin.

VW Polo 1,2 TSI : *****

Mazda 2 GT : ****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : ***

Kepraktisan

Sedikit membutuhkan usaha agar jok belakang Polo mampu melipat rata dengan lantai
Walau bukan yang terbesar, namun bagasi Mazda2 masih cukup lapang
Yaris memilliki ruang bagasi paling luas 

Ketiganya memiliki konfigurasi jok belakang yang sama, yaitu 60:40. Namun saat terlipat habis, Polo mampu memberikan ruang penyimpanan barang dengan lantai yang rata. Otomatis manajemen peletakan barang pun lebih mudah di akses. Sementara untuk menaruh barang di kabin, tersedia sebuah laci tertutup dan delapan laci terbuka kecil.

Walau tak berbeda signifikan secara volume, namun pelipatan bangku belakang Mazda2 secara menyeluruh menyisakan sedikit perbedaan tinggi pada lantai bagasi. Untuk meletakan barang di kabin, Mazda2 menyediakan empat laci terbuka dengan satu laci tertutup.

Urusan tempat peletakan minuman, Yaris paling unggul dengan lima buah cup holder. Sementara Mazda2 dan Polo hanya terdapat empat cup holder. Sayangnya jok belakang yang terlipat penuh, belum dapat memberikan lantai ruang bagasi yang rata.

VW Polo 1,2 TSI : *****

Mazda 2 GT : ****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : ****

Fitur

Headunit konvensional pada Polo, namun tetap fungsional
Segala pengaturan yang terdapat pada Mazda2 dapat dilakukan melalui tombol MZD dan layar sentuh ini
Headunit berbasis Android, dengan layar sentuh besar pada Yaris

Seperti yang terdapat pada mobil lansiran Eropa non-premium, headunit biasanya tidak terlalu menyajikan fitur yang lengkap, namun tetap fungsional. Demikian dengan Polo, saat kompetitior lain dari Jepang menyajikan headunit monitor layar sentuh, VW hanya memberikan sebuah sistem hiburan berkendara 2-DIN in-dash yang hanya memiliki koneksivitas Bluetooth.Juga kontrol audio di setir.

Urusan kunci kontak, diantara ketiganya hanya Polo yang belum mengadopsi tombol untuk menyalakan dan mematikan mesin kendaraan.

Tak sejurus dengan Mazda, fitur yang disajikan begitu lengkap. Sistem hiburan pemanja perjalanan pun hadir dengan monitor layar sentuh besar dengan desain yang futuristik. Menu di dalamnya pun terkoneksi dengan MZD control yang mampu menyajikan seluruh pengaturan kendaraan.

Bukan hanya itu, fitur penunjang keamanan berkendara yakni Smart City Brake dan Lane Changing Assist hadir melengkapi fitur i-stop yang mampu menghemat konsumsi bahan bakar kala jalanan macet.

Sementara pada Yaris, headunit dengan layar paling besar memiliki kemampuan setara dengan smartphone. Dengan operating system Android, membuat penumpang dengan mudah mengakses internet dari dalam kabin. Untuk mengganti atau menggeser layar di headunit, fitur Air Gesture tersedia layaknya mobil lansiran Toyota lain yang lebih mahal.

Untuk urusan kontrol penyejuk udara, ketiganya telah mengadopsi sistem climate control atau kontrol AC dengan pengaturan suhu digital.

VW Polo 1,2 TSI : ***

Mazda 2 GT : *****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : ****

Handling

Volkswagen Polo 1.2 TSI
Mazda2 GT
Toyota Yaris S TRD Sportivo

Dengan aplikasi ban lebar berukuran 205 ditambah karakter ayunan suspensi yang moderate, Polo terasa lebih asyik untuk diajak bermanuver. Sekalipun dalam kecepatan yang cukup tinggi. Putaran lingkar kemudinya pun sungguh terasa mampu memenuhi keinginan pengendara. Artinya, saat di kecepatan tertentu sensor Electric Power Steering (EPS) mampu memberikan beban putaran sesuai harapan pengemudi.

Dengan wheelbase terpanjang diantara ketiganya, Mazda2 masih mampu memberikan tingkat kestabilan berkendara yang cukup baik. Walau putaran kemudinya sangat terasa ringan, dengan sedikit adaptasi, pengendara akan menemukan feeling memainkan lingkar kemudi dengan cepat. Akurasi pengendalian juga tertolong dari ban berprofil 55 dengan pelek 17 inci yang membuat manuver jadi lebih presisi.

Berbeda dengan Yaris, sedikit diperlukan tenaga kecil untuk menggerakan lingkar kemudinya. Walau sudah menggunakan teknologi EPS, namun pergerakan setirnya mirip dengan mobil bersistem power steering tekanan fluida. Bagi yang terbiasa dengan olahraga angkat beban, tentu ini sangat menyenangkan.

Tingkat akurasi sudut bukaan rodanya masih terbilang cukup sesuai kemauan pengemudi. Hanya saja  radius putar Toyota Yaris cukup besar,Hal ini yang cukup banyak dikeluhkan oleh penggunanya, karena tidak semudah bermanuver seperti Yaris versi terdahulu.

VW Polo 1,2 TSI : *****

Mazda 2 GT : ****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : ***

Performa

Teknologi Turbo Stratified Injection pada Polo. Kapasitas terkecil torsi terbesar
Teknologi SkyActiv mampu membuat Mazda2 berperforma namun tetap irit bahan bakar
Mesin 1NZ-FE pada Yaris telah teruji daya tahannya selama satu dekade

Teknologi Turbo Stratified Injection atau TSI, membuat Polo yang hanya berkapasitas 1.197 cc mampu memiliki performa setara dengan Mazda2 yang memiliki fitur AkyActiv dengan sumber tenaga berkapasitas 1.456 cc. Dari diam hingga mencapai kecepatan 100 km/jam, VW Polo membutuhkan waktu 10 detik, persis seperti Mazda2. Sayangnya dengan kompresi yang naik berkali lipat saat udara diembuskan paksa oleh Turbocharger ke dalam saluran isap mesin, membuat Polo harus menenggak bahan bakar dengan RON 95. Sementara Yaris dengan mesin yang relatif berteknologi lawas, membutuhkan 12,9 detik.

Tak berbeda jauh dengan konsumsi bensin. Untuk penggunaan di dalam kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam, Polo menghabiskan seliter BBM untuk jarak 13,5 km. Yang artinya masih serupa dengan Mazda2 dengan angka perbandingan yang sama. Berbeda dengan Yaris, seliter bensin RON 92 hanya dapat digunakan untuk menempuh 11,9 km.

Saat digunakan pada jalan bebas hambatan dengan kecepatan rata-rata menempuh 90 km/jam, baik Polo mampu mencapai jarak 20 km untuk satu liter bahan bakar, sementara Mazda2 bisa sedikit lebih jauh 0,3 km. Sedangkan Yaris hanya sanggup menempuh jarak 17 ,3 km untuk seliter BBM.

VW Polo 1,2 TSI : *****

Mazda 2 GT : *****

Toyota Yaris S TRD Sportivo : ***

Kesimpulan

Volswagen Polo 1.2 TSI
Volkswagen Polo 1.2 TSI

VW Polo dengan model yang hampir tak berubah sejak 2008 silam, menjanjikan gaya berkendara khas sedan tanpa buntut Eropa. Posisi duduknya sangat nyaman di baris depan, meski agak sempit di bagian belakang. Dengan tingkat akurasi pengendalian yang presisi ditambah tenaga mesin besar, mengemudikan Polo terasa sangat menyenangkan. Sayang terbatasnya layanan purna jual Volkswagen di Indonesia, terkadang membuat konsumen harus berpikir dua kali jika ingin menebus hatchback ini. Padahal harganya terbilang cukup kompetitif dan memiliki gengsi yang berbeda.

Mazda2 GT
Mazda2 GT

Sementara bagi pemuja fitur dan kemewahan, rasanya Mazda2 tak kekurangan soal ini. Tampilan luar yang futuristik dan mewah dengan kilauan LED terasa lengkap dengan penampilan interiornya yang berkelas. Desain dasbor yang sedikit retro dengan lubang AC membulat, tetapi masih memberikan citra modern dan mewah dengan tombol-tombol serta lapisan padding-soft. Diantara ketiganya, Mazda2 varian tertinggi memang berharga paling mahal. Namun worth it.

Toyota Yaris S TRD Sportivo
Toyota Yaris S TRD Sportivo

Agak sulit memang mengalahkan pamor kendaraan berlogo dua oval ini. Apalagi bagi yang cukup mendewakan harga jual dan resale value, Yaris dianggap mewakili segala keinginan mayoritas masyarakat tanah air tentang kendaraan. Ditambah eksistensi layanan purna jual yang tersebar merata se-Indonesia mampu membius hati konsumen penyuka hatchback.

 

 

 

 

 

 

Tag : #komparasi  #vw polo  #mazda2  #toyota yaris  #hatchback  #volkswagen  #trd sportivo 

Share this article

Updates

Car Review

Tentang CarReview.id

Car Review, disajikan bagi pengguna dan calon pengguna mobil di Indonesia. Di antara sekian banyak pilihan dan ragam mobil, kami mengerti kebutuhan Anda akan informasi yang detail terhadap mobil pilihan. Untuk itu kami memberikan referensi komparatif tentang seluk beluk mobil di Indonesia.. [lanjut]